Tuesday, 1 October 2013

Bahagia

Itu hanyalah dengan diriku
Aku tahu aku tidak perlu kamu untuk merasai bahagia
Cuma aku mahukan kamu sebagai tempat berpaut
Untuk ku sangkutkan nilai kebahagiaan yang aku punya
Sedikit mana pun ia, Sekecil mana pun nilainya.

Mungkin kamu fikir, kamulah pembawa bahagiaku.
Bukan,
Kamu itu hanyalah perasa yang memberi rasa bahagia dalam hidupku
Kamu hanyalah pewarna yang memberi corak bahagia dalam jiwaku

Hakikatnya,
Bahagia ku adalah milikku seorang
Datang dari jiwaku, jika dipupuk
Terbit dari hatiku, jika dipalu

Ku peringatkan kepada kamu :

Kamu hanyalah alasan untuk  KEBAHAGIAAN ku
ALASAN terbaik yang aku sedang punya.


Thursday, 1 August 2013

Kembaliku kepada-Nya

Aku kenal Tuhanku
tapi tidak pernah punya jiwa dengan-Nya
aku punya Allahku
tapi tidak pernah mendekat dengan-Nya

Lalu,
aku jatuh dan musibah mengilisku
jiwaku hancur, hatiku luluh
jasadku hampir lebur
aku menangis, merangkak-tergapai-gapai
mencari dahan berpaut
tapi yang dihulur semuanya rapuh lalu patah

Aku berkalih, kiri-kanan
aku mengengsot, atas-bawah
mencari kekuatan, luar-dalam

kemudian, saat aku menangisi tragedi
meraung pada kejadian
ku temui Dia, dalam setiap doa
ku temui jiwaku dengan-Nya
ku rasa hampirnya Dia padaku
tidak pernah Dia menjauh
malah sentiasa melihatku

Aku kembali
melutut pada-Nya, mengadu domba pada-Nya
yang satu

ketika ini, ketika Dia bersamaku
damaiku semakin tenang, dan aku juga masih dalam
perjalanan... journey untuk mencari sakinah-Nya
bukan pada siapa-siapa, bukan dimana-mana
tapi hanya dalam hatiku

Allah Murrabi. Dia yang satu.

Tuesday, 4 June 2013

perasaan

Aku mengerti, manusia ini datang dari pelbagai variasi. Ada yang dengan mudah boleh mengerti nilai satu perasaan tapi ada juga bangsa manusia yang keras dan buta sampai kering hati untuk menilai satu rasa.

jadi, siapapun mereka...
Terimalah, seadanya!